Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Mei, 2013

piramidaOleh : Dolores Cannon

Berdasarkan regresi kehidupan lampau yang pernah saya lakukan, informasi tentang jatuhnya Atlantis dari sebuah peradaban yang tinggi hingga sama sekali terlupakan tampaknya memiliki beberapa penyebab. Atlantis dalam perkembangan mereka pertama kali dibantu oleh para alien untuk melaksanakan rencana Sang Pencipta, tapi sayangnya mereka tergoda oleh kekuatan teknologi mereka sendiri dan penguasaan rekayasa genetika.

Atlantis terletak di antara dua lempeng tektonik yang tidak stabil, dan ketika para ilmuwan Atlantis mulai bereksperimen dengan energi yang jauh berada di dalam bumi, mereka menciptakan ketidakseimbangan yang menyebabkan bencana gempa bumi dan gelombang pasang yang melanda seluruh benua, memaksa masyarakat Atlantis mengungsi untuk nenyelamatkan hidupmereka. Pada saat itu alien yang melakukan pemantauan di bumi tidak diperkenankan untuk ikut campur dalam peristiwa tersebut. (lebih…)

Iklan

Read Full Post »

Space_ConsciousnessOleh : Andrew Z. Cohen

Dalam mistisisme tradisional Timur, kerap dikatakan bahwa sebelum diciptakan, sebelum dilahirkan, dari mana seluruh materi kosmos ini berasal adalah tak terbatas. Tidak memiliki awal dan akhir. Ini adalah apa yang disebut Buddha sebagai tidak dilahirkan. Ini adalah dimensi realitas mutlak yang bersifat tidak dilahirkan dan abadi. Jagad material, di sisi lain, dianggap terbatas. Meskipun berkembang dengan sangat cepat, pada akhirnya akan relatif, karena memiliki awal dan akhir. Itu diciptakan. Jadi dari perspektif ini, kita bisa mengatakan bahwa apa yang mistikus sebut sebagai Absolut atau domain nonrelatif dari realitas adalah tak terbatas, sedangkan proses kreatif, yang mencakup semua manifestasi, adalah terbatas. (lebih…)

Read Full Post »

deeSang Musafir dan Dee The Truthseeker

Bertemu dengan Dee adalah bertemu dengan diri kita sendiri. Mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang Dee ajukan, bagaikan mencari jawaban dari pertanyaan umat manusia sepanjang jaman tanpa memandang agama dan latar belakang budayanya. (Aajin Sang Musafir)

Read Full Post »

Catatan sangmusafirCatatan Sang Musafir

Artikel ini adalah kumpulan catatan dari Aajin Sangmusafir dalam bentuk e-book dalam versi PDF. Kiriman dari pembaca blog ini yang baik hati.

Read Full Post »

waterflowOleh : Wayan Mustika  dari buku ‘Saat Semesta Bicara’

Sebagai makhluk yang tubuh dan Jiwanya dibentuk oleh alam semesta, manusia tidak bisa menghindar dari hukum-hukum yang juga berlaku bagi alam semesta. Untuk setiap makna dalam peristiwa alam, manusia menyimpan rahasia yang sama dalam dirinya. Maka ketika dipahami bahwa alam semesta adalah sekumpulan pengetahuan tanpa batas, dan manusia adalah alam semesta kecil, para suci kemudian menulis;

Tubuh manusia adalah kitab suci tertua yang ditulis sendiri oleh Tuhan

Ada yang kemudian mencoba membaca takdir lewat garis tangan. Ada juga yang mencoba membaca kehendak jiwa lewat bahasa wajah dan tubuh. Yang lainnya mencoba memahami Jiwa lewat pancaran cahaya mata. (lebih…)

Read Full Post »

Oleh : Amit Goswami Phd.

Dapatkah ilmu pengetahuan dan agama diintegrasikan? Apa yang biasanya terlintas dalam pikiran kita adalah bahwa agama-agama itu sendiri biasanya tidak saling sepakat satu sama lain sedangkan ilmu pengetahuan pada dasarnya monolitik. Bagaimana mungkin bisa terjadi kesepakatan antara keduanya, apalagi sebuah integrasi atau penyatuan?

Pertama, itu hanyalah persepsi bahwa agama-agama adalah pluralistik atau berbeda-beda pemahaman sedangkan ilmu pengetahuan tidak. Sains adalah monolitik hanya sejauh sains materi-fisika dan kimia-yang bersangkutan. (lebih…)

Read Full Post »

happiness-webOleh : Aajin Sangmusafir

Suara lembut gemercik air teh yg dituangkan dari pocinya ke dalam cangkir keramik mencairkan kebekuan dan perasaan salah tingkahku. Setelah cangkir untukku terisi, dengan perlahan sang tuan rumah menuangkan air teh dari poci yang sama untuk dirinya. Kemudian tangan-tangan tua sang tuan rumah yang masih nampak cekatan memberi tanda mempersilahkanku untuk mengangkat cangkir teh yang tersaji di depan mataku dan bersulang.

“ Saudara tamuku yang mulia , mari kita bersulang untuk berkah langit dan bumi yang telah menyuratkan kita bertemu kini dan di sini, dan untuk perjalanan pulang nanti. Semoga apa yang engkau cari dapat kau temukan di sini dan di kemudian hari. Kanpei” (lebih…)

Read Full Post »