Feeds:
Pos
Komentar

Archive for April, 2013

swedenborgDari buku Heaven and Hell karya Emanuel Swedenborg

Swedenborg, yang hidup dari tahun 1688 sampai 1772, lahir di Stockholm. Dia cukup terkenal di zamannya dan membuat kontribusi terhormat dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan alam. Tulisannya, pada awalnya berorientasi pada anatomi, fisiologi, dan psikologi, dan memperoleh cukup banyak pengakuan internasional. Dalam perjalanan hidupnya ia mengalami krisis keyakinan dan mulai menceritakan pengalaman di mana ia konon berkomunikasi dengan entitas spiritual dari luar.

Karya-karyanya berikutnya sangat berlimpah dengan deskripsi yang jelas tentang kehidupan setelah kematian. Sekali lagi, korelasi antara apa yang ia tulis tentang beberapa pengalaman spiritual dan cerita dari orang-orang yang telah mengalami kematian(NDE) adalah cukup menakjubkan. (lebih…)

Read Full Post »

embunOleh : Gede Prama

Seorang anak muda Bali bertanya secara amat menyentuh hati: ada apa dengan orang Bali?. Di pulau sendiri sudah mulai ada yang tidak betah (dalam beberapa kejadian, bahkan setelah menjadi mayat pun masih disakiti orang). Di luar Bali – ingat kisah desa Balinuraga di Lampung tahun 2012 serta kejadian di Sumbawa awal 2013 – orang Bali dikejar, diusir, sebagian ketakutan lari ke hutan, bahkan ada yang meninggal. Sehingga sambil menahan tangis, anak muda ini bertanya, ke mana kemudian kita mesti berlindung?
(lebih…)

Read Full Post »

saraswatiOleh : Aajin Sanmusafir

Aku mengipas-kipasi tubuhku yang kebasahan oleh keringat. Sementara di kejauhan sana suara deburan ombak yang saling berkejaran memecah bibir pantai. Di atas nampak beberapa burung camar melayang-layang. Sesekali memekikan suaranya yang khas. Demi informasi yang kuterima dari seorang teman di Bandung, aku menempuh perjalanan dari Jakarta ke Pangandaran untuk bertemu seseorang. Temanku mengatakan bahwa di pantai ini, ada seorang lelaki tua bijaksana. Mungkin saja orang tua ini bisa membantuku memecahkan teka-teki ini. Teka-teki yang kudapat lewat mimpi. Waktu berlalu tak terasa. Semenjak pertemuanku dengan Mbah Ateis Pietis itu di Magelang, belasan tahun sudah berlalu. Dan selang waktu itu aku telah menyelami berbagai khazanah pemikiran agama-agama, filsafat barat dan timur, praktek-praktek meditasi dsb. (lebih…)

Read Full Post »

conversationswithgodOleh : Neale Donald Walsch

Conversations with God telah mengajarkan saya bahwa apa yang terjadi dalam hidup saya bukanlah perjalanan menuju suatu tempat. Ini adalah sebuah proses. Hidup adalah sebuah proses. Ini adalah proses yang memiliki tujuan dan makna. Ini adalah fungsi dari alam semesta. Ini adalah Tindakan saat ini dari sebuah Peristiwa Abadi. Kita bukanlah seperti butiran kecil debu di lantai kosmik ini, yang tidak layak dilihat dan diperhatikan, apalagi dirayakan. Kita adalah besar dan penting, dan ya, kita adalah bagian yang sangat mulia dari Ekspresi Keilahian yang sedang berlangsung.

Percakapan dengan Tuhan juga mengajarkan saya bahwa Tuhan mengampuni secara menyeluruh untuk “pelanggaran” saya- yang Tuhan melihatnya hanya sebagai “kesalahpahaman,” dan “kesalahan” sederhana  dan memeluk kita dalam buaian kasih-Nya, memeluk dalam kehangatan kasih sayang-Nya dan dalam pemahaman yang lebih mendalam, mendorong dan memberikan saya kekuatan untuk bergerak maju dengan tujuan saya dalam hidup ini: mengenal diri saya sebagai Siapa Saya Sesungguhnya, dan mengalami itu. (lebih…)

Read Full Post »

meditateOleh : Aajin Sangmusafir

Tahun ini adalah tahun yang membingungkan buatku. Baru di tahun ini rasanya aku merasa musim kemarau datang hanya sesaat. Bahkan bulan Agustus yang biasanya terik menyengat, malah menjadi dingin menusuk. Apa lagi kami tinggal di kota dimana hujan turun dengan melimpah.

Setiap kali hujan, biasanya manusia cenderung ogah, mengkerut dan moody. Begitu pula dengan saya saat ini. Malam menjelang, namun hujan gerimis yang mengguyur bumi dari tadi sore masih tampak jumawa, enggan berhenti. Dan tiap kali hujan gerimis turun, aku merasakan kesenduan, keheningan dan kehilangan. Kehilangan akan seseorang yang begitu bermakna. Kehilangan yang tidak akan mampu ditebus lagi. Kehilangan akan seseorang yang begitu dirindukan. Ia bukan pacar. Ia bukan saudara atau kerabat. Ia hanya seorang yang datang sesaat dalam kehidupanku, dan menyapaku dalam caranya yang lugu, khas dan sederhana, namun dampaknya bagaikan hantaman puting beliung dalam kepalaku. Ia hanya seorang laki-laki tua sederhana. (lebih…)

Read Full Post »

Older Posts »