Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Agustus, 2012

A Simple Path

Oleh : Mother Teresa

Salah satu dari sedikit fakta kehidupan Mother Teresa yang terkenal adalah waktu kematiannya, yaitu terjadi pada minggu yang sama dengan hari kematian Putri Diana pada tahun 1997. Mereka adalah dua tokoh wanita paling penting di zaman kita, masing-masing dicintai dengan cara yang berbeda. Tetapi banyak orang berpendapat bahwa kematian Ibu Teresa yang ‘ditutupi’ oleh kematian seorang wanita yang lebih terkenal dari dirinya merupakan ciri kerendahan hati Ibu Teresa. Tetapi hal-hal apa yang benar-benar kita ketahui dari Ibu Teresa dan apa yang ia wariskan? (lebih…)

Read Full Post »

Oleh : D. Indrahartanto

Oleh diri sendiri kejahatan dilakukan, oleh diri sendiri pula orang ternoda, oleh diri sendiri kejahatan tak dilakukan, oleh diri sendiri pula seorang menjadi suci. Suci atau tidak sucinya seseorang tergantung pada diri sendiri, tak ada  seorang pun yang dapat menyucikan orang lain. (Dhammapada: 165)

Seluruh agama di dunia memiliki satu prinsip yang sama, yaitu adanya kesamaan kepercayaan tentang kehidupan setelah kematian. Semua membenarkan bahwa kehidupan tidak berakhir hanya di dunia ini, dan bahwa setelah kematian akan ada kehidupan lagi yang lebih langgeng. (lebih…)

Read Full Post »

Oleh : Wayan Mustika

Seorang ibu sedang memilih apel dalam keranjang bambu di sebuah pasar. Ia menyisihkan apel-apel  yang busuk untuk mendapatkan beberapa yang segar. Di antara yang segar ia memilih lagi yang matang. Di antara yang matang ia mengembalikan yang kecil ke dalam keranjang untuk mengumpulkan yang besar-besar. Terakhir, ia pun tawar menawar untuk mendapatkan apel  yang termurah di antara apel-apel besar tadi. Seorang ibu selalu memilih yang terbaik dari apel yang ada karena itu akan menjadi miliknya untuk dimakan dan menjadi unsur pembentuk tubuhnya. (lebih…)

Read Full Post »

Oleh : Thich Nhat Hahn

Kepribadian kita terdiri dari banyak faktor yang berbeda, beberapa diantaranya saling berlawanan. Terkadang kita begitu penuh kasih dan di lain waktu kita dapat menjadi pendengki. Ada saat kita menjadi sombong dan menolak nasihat orang lain, di lain kesempatan kita menjadi terbuka dan mau belajar. Kita tidak memiliki kepribadian tetap karena karakteristik kita dapat berubah. Dengan semakin membiasakan diri dengan sikap konstruktif dan mengurangi sikap yang membahayakan, karakter kita dapat berkembang. (lebih…)

Read Full Post »