Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Mei, 2012

Oleh : Osho

Dalam dunia modern, suatu pencarian besar telah dimulai untuk mencari inti terdalam dari manusia. Ada baiknya bagi kita untuk memahami seberapa jauh upaya modern saat ini telah membawa kita.

Pavlov, BF Skinner dan para pemikir behavioris lain, terus berputar hanya di sekitar tubuh fisik. Mereka berpikir manusia hanyalah tubuh fisik. Mereka terlalu banyak terlibat dalam rumah pertama, mereka terlalu banyak terlibat dengan alam materi, sehingga mereka melupakan segala sesuatu yang lain. (lebih…)

Read Full Post »

Oleh : Gede Prama

Dari http://gedeprama.blogdetik.com

Menyusul ketidakpastian cuaca serta maraknya kekerasan di mana-mana, banyak yang bertanya apa benar ilmu pengetahuan telah membuat manusia semakin beradab? Apa benar spiritualitas sudah membuat manusia semakin lembut?

Bertanya tentu saja baik. Namun bila boleh jujur, kekerasan dan ketidakpastian hadir di setiap putaran waktu. Termasuk di zaman ketika para nabi lahir. Sehingga menuduh berlebihan bahwa kekerasan dan ketidakpastian hanya hadir di zaman ini saja, sungguh sebuah masukan untuk mendalami sejarah lebih dalam lagi. Bedanya dengan orang kebanyakan, para bijaksana mengolah kekerasan dan ketidakpastian sebagai bahan-bahan pertumbuhan. Seperti peramu tetumbuhan yang mengolah akar beracun menjadi obat. (lebih…)

Read Full Post »

Oleh : Wayan Mustika

Baiklah Nak, kini akan Kuceritakan padamu tentang kehidupan dan kematian, dua hal yang menjadi dasar bagi bergulirnya siklus kesemestaan. Keduanya inti dari alam semesta. Tak ada alam semesta tanpa kehidupan, tak ada kehidupan tanpa kematian. Kehidupan dan kematian adalah perjalanan abadi dari keabadian alam semesta. Inilah kisah perjalanan mereka. (lebih…)

Read Full Post »

Oleh : Thubten Chodron

Apakah Anda pernah mengenal orang yang sepenuhnya puas dengan apa yang dia miliki? Sebagian besar orang tidak merasa puas: mereka menginginkan lebih banyak uang, berlibur ke tempat yang lebih baik, membeli lebih banyak barang untuk rumahnya, dan memiliki lebih banyak pakaian menarik. Beberapa orang merasa menderita karena tidak mampu membeli apa yang diinginkan, atau bahkan jika mereka telah memilikinya, mereka akan merasa khawatir untuk membayar tagihan pada akhir bulan. Mereka melekat pada harta bendanya dan merasa sedih saat hadiah yang berharga hilang atau benda kesayangannya rusak. (lebih…)

Read Full Post »

Oleh : Martin Seligman

Martin Seligman adalah seorang psikolog kognitif yang menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk menguji gagasan “ketidakberdayaan hasil pembelajaran” secara klinis. Eksperimennya dengan memberikan kejutan listrik  ringan pada anjing membuktikan bahwa anjing akan berhenti berusaha melarikan diri bila mereka meyakini bahwa apa pun yang mereka lakukan, kejutan-kejutan itu akan tetap datang. Periset lain menguji coba prinsip ini pada manusia, bukan menggunakan listrik melainkan suara, dan menemukan bahwa ketidakberdayaan hasil pembelajaran dapat juga dilakukan pada pikiran manusia. Tetapi eksperimen ini juga mengandung anomali: Sama seperti eksperimen anjing, satu dari tiga subjek manusia tidak akan “menyerah”, mereka terus berusaha menekan tombol pada panel untuk menghentikan suara-suara itu. Apa yang membuat objek ini berbeda dari yang lain? (lebih…)

Read Full Post »

Older Posts »