Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Juli, 2011

Burung Bersayap Sebelah

Oleh : Gede prama dari http://gedeprama.blogdetik.com

Suatu kali Nasrudin bertanya pada Tuhan:  “kenapa saya dikasi istri cantik?”. Dengan lembut yang ditanya menjawab: “karena cantiklah  kamu pilih dia!”. Belum puas, lagi-lagi Nasrudin bergumam: “Sudah cantik, baik lagi!”. Ini juga dijawab sama: “itu sebabnya kamu pilih dia”. Merasa pertanyaannya dijawab terus, lelaki baik hati ini berbisik: “kenapa istri saya goblok sekali?”. Ini pun dijawab lembut: “karena gobloklah dia pilih kamu, bila ia pintar akan pilih orang lain!”. (lebih…)

Iklan

Read Full Post »

Oleh : Marianne Williamson

Marianne Wiliamson masih berumur pertengahan 20-an, ketika ia menemukan sesuatu yang mengubah hidupnya. Pada tahun 1965 Helen Schucman, seorang profesor psikologi medis Columbia university mulai menuliskan sebuah “suara”. Hasilnya adalah A Course in Miracles, sebuah folosofi psiko-spiritual berdasarkan cinta dan pengampunan yang melahirkan kelompok-kelompok diskusi di seluruh dunia. Berkecimpung sepenuhnya dalam Course membuat Williamson memberikan ceramah dan kuliah tentang buku ini, yang kemudian menghasilkan terbitnya A Return to Love. (lebih…)

Read Full Post »

Oleh : Richard Carlson

Begitu banyak orang yang menghabiskan energi hidup mereka untuk mengurusi hal-hal yang remeh, akibatnya kita benar-benar tidak bisa menikmati keajaiban dan keindahan hidup. Salah satu alasan utama mengapa ada begitu banyak di antara kita yang hidup dalam ketergesaan, kecemasan, dan kompetisi serta menjalani hidup  seolah hidup adalah sesuatu yang gawat mendesak, adalah karena ketakutan kita. Kita akan mengubur ketakutan ini saat kita menyadari bahwa justru sebaliknyalah yang benar, bahwa ketakutan itu sebenarnya akibat pikiran kita yang memikirkan banyak hal yang sesungguhnya adalah hal-hal kecil. Kecemasan, pikiran yang kalut akan menghabiskan sejumlah energi serta menghisap kreativitas dan motivasi hidup kita. (lebih…)

Read Full Post »

Oleh : Viktor E. Frankl

Istri, ayah, ibu, dan saudara laki-laki Viktor Frankl meninggal di kamp konsentrasi Nazi, Jerman. Hanya saudara perempuannya yang mampu bertahan. Di tengah-tengah kelaparan, hawa dingin dan kekejaman, pertama di Auschwitz dan kemudian di Dachau, Frankl terus menerus diancam dimasukkan ke dalam kamar gas. Ia kehilangan seluruh harta miliknya di hari pertama masuk kamp, dan dipaksa menyerahkan sebuah manuskrip ilmiah yang merupakan hasil kerja seumur hidupnya. (lebih…)

Read Full Post »

Jeshua Channeling melalui Pamella Kribbe

Saya Yesua. Saya mengapresiasi Anda semua hari ini dan saya berhubungan erat dengan Anda dari dalam hati saya. Kita sangat terkait satu sama lain dan ada tingkat di mana kita adalah satu. Kesadaran, satu yang tak terbagi yang mempersatukan kita dapat dirasakan sebagai energi kebebasan, kebaikan, kreativitas, dan sukacita. Ini adalah asal diri sejati dan rumah Anda. Anda sekarang sedang diwujudkan dalam bentuk tubuh, terikat dalam ruang dan waktu, tetapi Anda jauh lebih dari siapa Anda saat ini. Saya meminta Anda untuk sekarang merasakan kesadaran agung dan tak terbatas yang Anda adalah bagian dariNya. Rasakan Tuhan di dalam dan rasakan betapa sederhana energi ini. Tuhan bukanlah berada di atas sana yang sedang menatap Anda. Ia adalah aliran energi yang mengalir melalui segala sesuatu: melalui Anda, melalui semua makhluk hidup di Bumi dan bahkan melalui apa yang tampaknya menjadi benda-benda mati di lingkungan materi Anda. Tuhan ada dimana-mana. (lebih…)

Read Full Post »

Oleh : Natalia Sunaidi

Dalam bukunya Journey to My Past Lives, Natalia Sunaidi menceritakan sebuah kisah yang diambil dari proses hipnoterapi pada dirinya sendiri. Dalam kondisi “self hypnosis” tersebut, Natalia berhasil menangkap sebuah fragmen kehidupannya di masa lalu yang terkait dengan keberadaan seseorang yang menjadi kekasihnya saat kehidupannya sekarang. Kekasihnya tersebut bernama Gunawan.

Gunawan pada kehidupannya sekarang, memiliki seorang paman yang sedang mengidap HIV/AIDS dan saat ini sang paman tinggal satu rumah dengan Gunawan yang secara tulus memutuskan untuk merawatnya. Tentu saja perasaan takut akan tertular oleh penyakit yang mematikan tersebut selalu menghantui Gunawan dan keluarganya. Akan tetapi, dengan niat tulus yang telah diputuskan, mereka terus merawatnya dengan hati yang bahagia. (lebih…)

Read Full Post »

The Game of Life

Oleh : Florence Scovell Shinn

Sampai sekarang mungkin kita memahami hidup sebagai sebuah perjuangan, kekuatan dan keinginan kita melawan yang lain, atau rasa sakit akibat berjuang terus menerus.

Tetapi, bila kita melihat hidup sebagai sebuah proses yang mengalir, kita tidak akan terlalu cemas tentang hasil akhirnya dan fokus pada aturan dan hukum yang akan menuntun kita menuju sukses. Ini lah jalan di mana terdapat tidak terlalu banyak perlawanan dan lebih banyak waktu untuk memikirkan dunia. Dengan mengambil jalan ini, kita memilih untuk menjadi seorang yang penuh keyakinan dan bukan penuh ketakutan. (lebih…)

Read Full Post »

Older Posts »