Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Mei, 2010

Oleh : Neale Donald Walsch

Saya sering membuat pernyataan bahwa “Semua penderitaan adalah hasil dari Kemelekatan. Dan semua kemelekatan adalah hasil dari gagasan keliru tentang siapa dan apa diri kita dan mengapa kita berada di sini di Bumi.”

Saya sering kemudian melanjutkan dengan mengatakan, “Ini tidak mudah untuk melepaskan diri dari kemelekatan.”

Apa yang membuat mudah bagi kita untuk melepaskan diri dari orang-orang, tempat, dan peristiwa yang mengisi hidup kita adalah kesadaran yang mendalam tentang Siapa diri Kita dan apa tujuan kita di dalam menjalani kehidupan ini. Conversations with God telah membuat pemahaman ini jelas bagi saya. Dengan tegas hal itu dikatakan kepada saya bahwa saya bukanlah tubuh saya. Tubuh saya bukanlah sesuatu yang menjadi diri saya, tetapi itu adalah sesuatu yang saya miliki. (lebih…)

Read Full Post »

Oleh : Elsabe Smit

Bayangkan setetes air besar, sebesar bumi, yang jatuh dari ketinggian. Apa yang akan terjadi ketika air itu menyentuh permukaan datar?

Ya, jatuhnya air besar tersebut akan terpecah menjadi tetesan-tetesan air kecil. Ini adalah mirip dengan apa yang terjadi ketika kita terpisah dari Tuhan. Kita menjadi manusia, dan ada beberapa miliar dari kita di planet ini.

Bayangkan bahwa kita masing-masing juga terpecah menjadi potongan-potongan di awal waktu. Masing-masing dari kita berusaha untuk menjadi utuh lagi, dan kemudian menjadi bagian dari Tuhan lagi. Bagaimana kita melakukannya? (lebih…)

Read Full Post »

Oleh : Roy E. Klienwachter

Reinkarnasi adalah aspek terbesar dari cinta tanpa syarat, dan paling tidak, bisa dipahami sebagai bagian dari siklus kehidupan alami kita.

Karena banyak orang yang tidak mengerti apakah sebenarnya cinta tanpa syarat itu, maka tidak mengherankan bahwa mereka juga tidak mengerti atau mengakui hakikat dari reinkarnasi. Cinta yang bersyarat akan mengatakan bahwa Anda hanya memiliki satu kesempatan saja. Cinta tanpa syarat akan mengatakan bahwa Anda memiliki kesempatan sebanyak yang Anda perlukan untuk mengalami semua yang Anda inginkan. (lebih…)

Read Full Post »

Oleh : Laurelynn Martin

Laurelynn Martin sedang berada di puncak karir tenisnya yang menjanjikan ketika dia secara tiba-tiba harus menjalani prosedur operasi rutin yang secara mengejutkan mengirimkannya ke dunia ekstase cahaya, keindahan dan cinta di sisi lain kehidupan. Dia kembali ke Rumah sesungguhnya- Rumah cahaya! Berikut ini adalah kutipan dari bukunya, Searching for Home , yang menggambarkan pengalaman mendekati kematiannya. Dia juga memiliki situs web juga. Bukunya adalah sebuah kisah yang sangat kuat berisi tentang cinta, harapan dan penyembuhan dari seorang wanita muda setelah pengalaman dekat kematiannya. Dr. Kenneth Ring telah mengatakan tentang pengalamannya: (lebih…)

Read Full Post »

Oleh : Gede Prama

Buku harian saya sebagai konsultan manajemen, tidak selamanya berisi catatan yang hanya terkait dengan prestasi perusahaan. Demikian luasnya bidang yang dicakup oleh manajemen, kerap ia merambah ke daerah yang tidak terbayangkan sebelumnya.

Kadang, saya malah harus menjadi konsultan perkawinan bagi klien. Terutama, kalau mahligai pernikahan klien terganggu, dan bisa mengancam prestasi perusahaan. (lebih…)

Read Full Post »

Kisah inspiratif dari buku Autobiography or a Yogi oleh Paramahansa Yogananda

Novelis besar Leo Tolstoy pernah menulis cerita yang menyenangkan, judulnya Tiga pertapa. Temannya Nicholas Roerich telah meringkas kisah ini, sebagai berikut:

“Di sebuah pulau tinggal tiga pertapa tua. Mereka begitu sederhana sehingga satu satunya doa yang mereka teriakkan adalah: “Kami bertiga; Engkau penguasa kami bertiga-kasihanilah kami!” Tetapi mukjizat besar terwujud dalam doa naif ini.  (lebih…)

Read Full Post »

Dari : http://www.ascendedmaster.com/

Tak terhitung jumlahnya orang yang telah dibunuh oleh mereka yang mengaku mengetahui jawaban atas pertanyaan ini. Tak terhitung jumlahnya lagi yang tidak peduli terhadap pembantaian terus berlangsung sampai sekarang. Setelah merasa memiliki konsep tentang Tuhan, manusia berusaha memberikan konsep ini sebuah nama dan kemudian menyamakan itu kepada diri mereka sendiri. Meskipun manusia bisa memiliki dominasi atas tanah dan segala hewan, mereka tunduk pada kekuatan alam dan kematian. Oleh karena itu, kekuatan inilah yang diturunkan ke dunia Tuhan. Kemarahan alam dalam semua bentuknya menjadi kehendak Tuhan dan kematian menjadi kehendak-Nya. Kekeringan, gempa bumi, kelaparan semua dianggap karena murka Tuhan. Jika kehidupan ini hilang itu adalah takdir Tuhan. Konsep ini menjadi asal muasal dari semua agama saat ini. (lebih…)

Read Full Post »

Older Posts »