Beberapa tulisan suci kuno menggambarkan Surga dan Neraka dengan sangat rinci, tetapi ada penerimaan yang sangat berbeda dari orang-orang muda saat ini. Bagi anak muda yang skeptis dan berpikiran kritis, menganggap para Imam dan Raja-raja jaman dahulu menemukan bahwa janji surga dan ancaman neraka ini sebagai sesuatu sangat berguna untuk membuat orang patuh pada aturan-aturan perilaku dan kepercayaan yang ditetapkan oleh otoritas yang diatas.
Satu-satunya bukti modern yang tersedia pada subjek surga dan neraka berasal dari catatan yang diberikan oleh roh-roh, yang sekarang berada di akhirat, tentang apa yang mereka benar-benar alami sejak kematian mereka. Roh-roh ini melaporkan berbagai eksistensi yang baik dan buruk, mulai dari yang menyenangkan hingga yang mengerikan.
Sebagian besar dari mereka mengatakan bahwa mereka senang dengan kehidupan baru mereka. Roh dari Dr Raynor Johnson yang sebelumnya adalah Kepala dari University College ditanya apakah ia menemukan sesuatu yang tak terduga dalam kehidupan barunya, Dia berkata, “Ini benar-benar lebih indah daripada yang saya pikir mungkin bisa menjadi.”
Seorang teman spiritualis yang saya ketahui, Profesor Wilson Knight, kembali mengatakan, “Michael, tempat itu adalah lebih baik daripada yang kita duga”. Seorang anak laki-laki berumur sebelas tahun yang bangkit kembali dari kematiannya mengatakan, “Ini sangat menyenangkan Saya tidak mau kembali ke bumi – disini saya bisa melakukan semuanya. Dapatkah Anda berdiri di atas Menara Eiffel? Saya bisa! “Ada ribuan dokumentasi serupa tentang orang-orang yang benar-benar menikmati hidup di dimensi berikutnya – tetapi bagaimana dengan orang lain yang menemukan dirinya dalam sesuatu tempat seperti Neraka? Mari kita lihat beberapa laporan ini.
Pada tanggal 23 Agustus 2001, sekitar pukul 3:30, seorang roh wanita, ingin berbicara dengan kami melalui medium Sheila Gwillam, yang mengatakan bahwa ia telah mati karena dihukum gantung. Berikut ini adalah transkrip rekaman pada saat itu.
Michael: “Selamat datang teman. Apakah Anda ingin berbicara dengan kami?
Roh: “Aku tahu aku mati karena kata-kata, ‘Anda akan digantung dileher’ yang tertanam dalam pikiran saya.” “
Michael: “Kami mengerti!”
Roh: “saat-saat terakhir kematian, saya tetap memikirkannya, dan saya tidak bisa menghapuskannya dari pikiran”.
Michael: “Kami akan melihat apa yang bisa kami lakukan untuk membantu Anda”.
Roh: Saya tahu saya melanggar hukum, tetapi saya masih merasa dendam pada ketidakadilan “.
Michael; Sekarang kita adalah sekelompok orang yang -
Roh: (memotong) “Tidak ada bedanya. Peristiwa itu masih berputar-putar di dalam kepalaku, bahwa jika itu adalah salah untuk mencoba mengambil kehidupan orang lain, mengapa hidup saya malah diambil. Itu bukan keadilan, itu balas dendam, dan pikiran saya berusaha untuk mengatasi kutukan dan kebencian dan rasa bersalah atas peristiwa itu. Saya merasa bersalah karena telah mencoba mengambil kehidupan seseorang, tetapi jika mereka tidak mati, mengapa saya harus dihukum gantung ? Bagaimana bisa dihukum seperti itu kalau tidak menyebabkan kematian?”
Wanita ini mendapati dirinya dalam kegelapan dan kami membutuhkan beberapa waktu untuk membebaskan dirinya dan membantunya untuk bergerak ke dalam kedamaian dan situasi yang lebih bahagia. Dalam waktu duniawinya ia terjebak dalam situasi yang sulit selama 46 tahun. Sekarang mari kita mendengarkan seseorang yang harus menunggu di kegelapan untuk waktu yang lebih lama dari itu.
M. “Apakah Anda ingin berbicara dengan kami?
Tidak ada jawaban
Dapatkah Anda mendengar kata-kata saya?
Medium sedikit mengangguk.
“Apakah Anda bahagia? “
Roh: “Tidak!”
M: “Kami dapat membantu orang-orang yang tidak bahagia. Katakan pada saya, apakah terang atau gelap di mana Anda berada? “
Roh: (Perlahan) “Gelap. ”Saya membutuhkan beberapa, saya tidak tahu kata yang tepat dalam bahasa Anda, tapi aku butuh pengampunan untuk banyak hal buruk yang telah saya lakukan di kehidupan dunia ketika saya berada dalam posisi otoritas yang besar ketika ada begitu banyak – sangat banyak – kesempatan untuk melakukan sesuatu yang lebih baik. “
M: “Kami memahami perasaan Anda”
Roh: “Ini tidak mudah.”
M: “Kami mengerti.”
Roh: “Saya hidup beribu tahun yang lalu di Mesir. Saya adalah seorang Imam Besar di salah satu Dewan. Saya menyalahgunakan posisi kekuasaan saya, tidak begitu banyak yang saya lakukan, tapi apa yang saya lakukan adalah sebuah kegagalan.
Saya sesungguhnya tidak mau datang malam ini, tapi saya diberitahu bahwa ini adalah satu-satunya cara agar saya mendapatkan kedamaian dan bergerak maju. “
M: “Saya yakin hal ini benar. Memberitahu kami tentang hal itu adalah langkah pertama dan masih ada harapan bagi semua orang. Apakah Anda ingin untuk memberitahu kami lebih banyak lagi atau apakah itu cukup? “
Roh: “Ada begitu banyak pertumpahan darah, begitu banyak penderitaan dan hilangnya nyawa di antara para budak dan pekerja yang membangun kuil dan piramida yang orang-orang lihat sekarang. Apa yang mereka tidak lihat, adalah kengerian yang terjadi pada saat itu, yang sebagian besar membuat saya malu. Untuk mengatakan bahwa itu bukan hanya saya yang melakukan, tidak membuatnya menjadi lebih mudah. ” Saya dapat melakukan jauh lebih baik dari itu. “
M: “Apakah Anda memiliki beban ini sejak Anda meninggal?”
Roh: “Ya, kegelapan ini sudah lama, namun selalu menghidupkan kembali semua adegan yang mengerikan tersebut. Tidak ada kesempatan untuk memperbaikinya dan perasaan rasa bersalah yang besar dan kesedihan karena saya harus hidup melalui penderitaan dan rasa sakit yang terjadi saat itu. “
M: “Semua orang bisa mencapai kedamaian pada akhirnya. Semua akan mendapatkan kemajuan pada akhirnya. Bersedia untuk bertobat, menyesal, untuk mengakui adalah langkah-langkah yang akan membawa Anda pada kedamaian. Anda telah membuat sebuah awal.
Apakah Anda memiliki orang yang sudah berlalu yang Anda ingin lihat lagi, yang bisa datang dan berbicara kepada Anda untuk membantu Anda dan memberitahu Anda? “
Roh: “Saya sangat menghargai respek dan cinta ayah saya yang adalah pria yang baik. Kalau dia bisa membantu saya dan memaafkan saya, itu akan membantu. “
M: “Sekarang, apa yang ingin kami katakan adalah bahwa kita semua membuat suatu keinginan, kita semua di sini, agar ayahmu datang. Tapi Anda harus membuat keinginan terbesar, ‘Mohon, ayah, datang ke saya’, dan saya pikir kami mungkin akan berhasil. Anda mungkin akan menemukan bahwa Anda mulai menjadi lebih ringan dan seseorang akan datang kepada Anda dan membawa keluar menuju cahaya. Mari kita semua membuat keinginan sekarang, ‘Ya ayah, datang! “
Sekarang saya akan tetap diam dan meminta Anda untuk memberitahu kami kalau ada perubahan, hal itu akan lebih ringan, Anda mendengar sesuatu atau Anda melihat sesuatu. Sekarang kami akan menunggu untuk melihat apa yang terjadi. “
Sebuah jeda terjadi.
Roh: “Saya dapat melihat langit!”
M: “Bagus, itu telah dimulai.”
Roh: “Langit malam, dengan semua bintang-bintang. Ini mengisi hatiku dengan sukacita! “
M: “Pikirkan tentang ayahmu – bagaimana ia tampak seperti, bagaimana suaranya.”
Roh: “Ada cahaya di udara – dan suara-suara! Aku merasa seolah-olah saya bergerak ke atas. Ada suara-suara , “Mari, bergerak maju, Anda telah melunasinya – sekarang Anda dapat masuk ke dalam cahaya!” ‘
M: “cobaan Anda sudah selesai.”
Roh: “Terima kasih!”
M: “Kami memberi Anda cinta dan karunia.”
Roh: “Aku merasa tidak layak untuk merasakan kebahagiaan ini.”
M: “Kasih Tuhan itu tak terbatas, tak terbatas. Jadilah bahagia sekarang. “
(Sang medium merasakan roh yang berbicara tersebut sebagai orang kuat besar dengan hiasan kepala yang rumit, tampak seperti kepala seekor anjing. Sang medium, Valerie, berkata, “Saya kira dia pasti telah menghidupkan kembali banyak adegan yang telah terjadi. Saya bisa melihat orang-orang yang mengangkut batu dan dicambuk dan hal-hal lain seperti itu. “)
Ada beberapa kasus yang jauh lebih buruk dari ini yang tidak akan saya kutip di sini. Pertanyaan tentang ‘Apakah ada Neraka? Saya membiarkan pembaca untuk memutuskan.
Michael Evans.

yang saya pelajari adalah apabila qt meninggal dlm keadaan blm mengalami pencerahan dan selama hidup bnyak menyakiti sesama maka yang ada adalah ruh qt akan turun 1 level yaitu dimensi ke 2 yg “mungkin” org bnyak mengatakan neraka.
Mas Satrio,
Sebenarnya bukan pencerahan sih mas, tetapi pada dasarnya setelah kematian kita tetap memiliki kehendak bebas, apakah kita merasa masih ada keterikatan dengan alam fisik atau tidak. Jadi kalau kita masih memiliki dendam, tidak memaafkan, penyesalan yang amat sangat, roh kita masih merasa bahwa kita masih mempunyai urusan yang belum terselesaikan sehingga kita masih tetap berada di sekitar bumi dan tidak ingin masuk ke dalam cahaya. Inilah yang sering kita sebut sebagai hantu.
Mungkin mas Satrio pernah baca buku journey of souls disitu diterangkan mengenai roh2 yang dalam kehidupannya melakukan hal2 yang negatif meskipun negatif itu ada berbagai tingkatan dan yang parah misalnya pembunuh berantai akan diisolasi di alam roh untuk disembuhkan atau dibersihkan. Kemudian menyadari semua perbuatannya untk kemudian dalam kehidupan selanjutnya dengan sukarela menjadi korban kejahatan seperti yang ia dulu pernah lakukan.
neraka itu ad
dan dciptakn oleh tuhan utk menjadikan manusai itu benar
dan selalu mematuhi printah dan laranganNya
tu kata om saya pak
bb.murtiasa
Semua kembali kepada keyakinan masing2, tapi tidak ada salahnya mempelajari ratusan/ribuan pengalaman orang2 yang mengalami alam roh baik melalui pengalaman mati suri, regresi antar kehidupan dan proses channeling. Disitu kita akan melihat bahwa apa yang kita katakan sebagai neraka diciptakan oleh kita sendiri dari pemikiran kita yang masih penuh dengan rasa dendam, kemelekatan dan keyakinan2 kita yang salah. Sehingga pikiran kita tersebut selalu membayangkan hal tersebut dan menciptakannya di alam roh.
wah yang ini juga artikel yang sangat dipaksakan , penilaian didasarkan pada igauan seseorang yang sedang kesurupan , padahal kesurupan itu sendiri belum bisa dibuktikan secara ilmiah kebenarannnya ……..apakah memang itu pembicaraan dari roh yang dimaksud atau hanya igauan bawah sadar seseorang , kalau sesuatu penilaian didasarkan pada mimpi , igauan , kerasukan entitas yang tidak dikenal maka , secara ilmiah hal ini tidak ada validitasnya untuk dijadikan penilaian , ………seperti mempercayai ocehan seorang yang sedang mabuk karena minuman keras …dan kemudian membahasnya sebagai suatu kebenaran , disamping itu penilaian hal hal yang berhubungan dengan hari kemudian masuk dalam katagorie Iman dan ke percayaan , dimana iman tidak memerlukan pembuktian ., perhatikanlah hampir 400 juta umat kristen percaya tentang yesus tanpa pernah melihat sendiri orangnya ( tidak bisa dibuktikan dengan mata kepala , hanya gambar dan ceritra …..atau orang islam percaya kepada ALLah SWT , surga , neraka dan Hari akhir tanpa pernah berkunjung kesana , atau orang hindu yang percaya kepada siwa tanpa pernah melihat sendiri orangnya , atau anda sendiri yang mati matian percaya pada reinkarnasi padahal konsep reinlkarnasi adalah konsep yang kacau dan sangat tidal logis……..
Ada baiknya kita terus memperluas wawasan kita dengan membaca buku-buku yang menuliskan tentang pengalaman kematian atau studi kasus yang dilaporkan oleh jutaan orang2 yang pernah mengalami mati suri atau studi kasus regresi antar kehidupan untuk mengetahui apa yang terjadi di alam roh. Serta buku2 tentang bukti bukti reinkarnasi yang telah dituliskan saat ini. Anda bisa menjelajah youtube untuk melihat bukti2 reinkarnasi ini. Ini semua membantu kita untuk memiliki gambaran yang lebih besar bukan sekedar meyakini dengan iman thdp apa yang telah diberitahu pada kita. Kita dikaruniai otak untuk berpikir dan mempertanyakan apa yang diberitahu oleh kita sebelumnya.
Bagi saya iman harus membutuhkan pembuktian, apa yang kita yakini saat ini harus kita cari pembuktiannya. Jika tidak kita hanya berhenti pada satu konsep saja dan kita sekedar meyakini itu tanpa mau menerima konsep lain. Bahkan bagi saya konsep lain pun harus kita cari pembuktiannya sehingga kita bisa mengetahui apakah itu kebenaran sesungguhnya.
Tapi semua kembali kepada keyakinan masing2, jalani itu buat anda sendiri tanpa menyalahkan keyakinan orang lain.
Mas Hengky
kadang tercetus pertanyaan, bila semua mahluk akan berpindah ke dimensi lain setelah kematian, lalu kenapa ada setan?apakah itu mereka yang belum waktunya ‘kembali’ sehingga tidak diterima di alam?.bagaimana terjadinya setan?
bila ada ‘tugas’ yang blm selesai bukankah akan kembali lagi, lewat reinkarnasi misalnya.
mohon pencerahan:)
terimakasih
Mengenai setan/hantu pernah saya tuliskan mengenai hal tersebut berdasarkan buku Journey of souls, jadi sebenarnya ada kehendak bebas yang berlaku bagi jiwa baik sebelum maupun sesudah kematian. Setelah kematian fisik di Bumi, ada banyak roh yang sedemikian terlukanya sehingga mereka memilih terpisah dari roh-roh yang kembali ke alam spiritual.
Roh ini menolak untuk pulang setelah kematian fisik, dan seringkali menebar pengaruh pada orang lain yang ingin menuntaskan kehidupan fisik dengan tenteram. Mereka adalah entitas yang belum dewasa, dengan persoalan yang belum tertuntaskan dalam sebuah kehidupan lampau di Bumi.
Dibandingkan dengan jumlah entitas yang berpulang, maka jumlah roh yang abnormal ini tidak begitu besar. Mereka memilih untuk tetap tinggal dalam tataran bumi setelah kematian fisik untuk sementara waktu, karena besarnya ketidak bahagiaan mereka. Mereka adalah roh roh yang terluka karena perilaku mereka menyiratkan kebingungan, keputusasaan dan bahkan keagresifan, hingga pada taraf mereka menolak kehadiran roh pembimbing.
Untuk melihat lebih jelas mengenai hantu bisa dibaca di artikel http://henkykuntarto.wordpress.com/2010/02/08/roh-yang-tersesat/
Terima kasih
manusia yg sudah meninggal tidak dapat berkomunikasi dengan manusia yg masih hidup, melalui media apapun,, yg merasuki Sheila Gwillam adalah Jin.. apabila mas hengky belum mengetahui apa yang disebut jin itu, mas hengky bisa googling..
orang2 sering salah tafsir mengenai roh gentayangan,, misalkan si A baru tewas mengenaskan kecelakaan di jalan, ada laporan roh nya masih gentayangan di lokasi kecelakaan, tp siapapun yg melihat sosok “A” bukan melihat “A”, tp melihat jin yang berupaya menyerupai “A” dengan maksud memfitnah “A” sebagai roh gentayangan..
coba buka wawasan mas hengky atas dunia jin ini, jangan selalu berkiblat terhadap buku2 atau pemikiran barat saja..
Mas Rendi, tolong kasih saya penelitian ilmiah, buku atau pengalaman dengan kaidah2 psikologi yang menyatakan bahwa yang mas sebutkan itu adalah jin agar saya bisa mengkaji lebih dalam, terima kasih.
betul mas Henky…thankyu. Setidaknya ini akan menjadi wawasan agar kita tidak memiliki dendam ketika kita masih hidup di dunia. memiliki kemampuan
memaafkan dan memiliki hati yang seluas samudra akan memudahkan kita menuju cahaya cinta.
JIka selama hidup kita melakukan hal-hal yang positif bagi semua orang…alangkah senangnya, pasti akan ringan sekali perjalanan kita menuju kematian…
Saya yakin secara universal, pada dimensi manapun ada sebuah sistem, struktur hirarki, aturan main (hukum) yang mengikat bagi entitas apapun yang hidup didalamnya. Seperti ekosistem pada alam. Tentu saja terdapat poin-poin perbedaan dan kesamaan pada sistem utama yang di setiap dimensi. Inilah yang sedikit demi sedikit berusaha kita pahami lewat uraian-uraian dari berbagai sumber kajian. Agama & intelektualitas adalah 2 sisi yang saling melengkapi. Bukan untuk saling menyerang secara argumentasi demi pemuasan nafsu ego pribadi seseorang.